HIKAYAT SI CANTIK
Pada suatu hari di sebuah desa hiduplah Si cantik yang memiliki kelebihhan
tersendiri dibandingkan dengan yang lainnya. Ia memiliki paras yang cantik dan
putih, rambut tebal yang hitam, serta aroma khasnya yang harum, semerbak,
memenuhi seluruh isi desa. Sehingga tidaklah menjadi heran, ramai sekali para
pemuda yang merasa tertarik kepada Si Cantik itu. Bahkan par pemuda banyak yang
berniat untuk menikahi Si Cantik itu. Sehingga banyak dari mereka yang
mengadakan pertandingan demi merebut hati Si Cantik.
Sering kali para pemuda menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah Si
Cantik dengan membawa berbagai makanan. Semua itu mereka lakukan dengan penuh
harap agar mendapat perhatian dari Si Cantik, Si Cantik tumbuh dengan sejuta
pesona. Memberikan warna perubahan bagi siapa saja.
Sementara bagi para wanita yang lain, keberadaan Si Cantik itu sangatlah
mengganggu. Mereka sadar, apabila Si Cantik tetap ada di sini, maka akan banyak
perhatian yang akan tertuju kepada Si Cantik itu. Perhatian yang tentu saja
membuat langkah mereka semakin sulit dalam mendapat perhatian para pemuda yang
dicintainya.Para wanita tersebut itu membuat rencana, mereka akan membawa Si
Cantik pergi dari sini. Tetapi kalau tujuan itu tidak tercapai, maka mereka
akan membunuh Si Cantik itulah cara terbaik yang harus mereka tempuh.
Beruntung, Si Cantik tersebutmempunyai sebuah gelang yang ajaib yang
tidak di ketahui oleh siapapun.elang itu akan menjaga Si Cantik dalam keeadaan
apapun. Selain itu, gelang tersebut akan berubah menjadi seekor ular dengan
cepat. Sehingga apabila yang ada yang menyakiti Si Cantik ukar itu akan
menggigit .
Pada suatu petang, ketika langit mulai gelap,ketika semua sudah tertidur
lelap.Para wanita tersebut ingin membunuh pergi Si Cantik. Si Cantik saat itu sedang tertidur lelap. “Habislah engkau,
sekarang tidak ada lagi pemuda yang akan menikahi engkau” ucap salah satu
perempuan tersebut. Ketika mereka ingin membunuh Si Cantik datanglah seekor
ular yang ingin menggigit mereka. “Hai kau, berhentilah menyakiti Si Cantik”
kata ular. “Siapa kamu kenapa kamu bisa bicara engkau hanya seorang hewan” ucap
perempuan tersebut.”Kau tak perlu tahu siapa aku, sekarang pergilah atau aku
menggigit kalian” ucap ular tersebut. “Aku tidak akan pergi sebelum aku membunuh
Si Cantik”ucap perempuan lagi. Dengan terpaksa ular tersebut menggigit para
wanita hingga mereka tak sadarkan diri.
Keesokan harinya para perempuan tersebut sadar ,mereka kaget kenapa bisa
ada di ranjang Si Cantik.”Kenapa kita biasa ada di sini?” ucap salah satu
perempuan. Kemudian datanglah Si Cantik dengan membawa makanan. Si Cantik
berkata “Alhamdulillah kalian sudah sadar , kemarin malam kalian pingsan di
lantai untungnya saya tau dan membawa kalian ke ranjang saya”.”Jadi kamu yang nolongin kami tadi
malam?” ucap mereka. Si Caantik hanya mengganguk dan tersenyum.
Kemudian para perempuan menceritakan semua rencana yang akan membunuh Si
Cantik. Mereka iri terhadap kecantikan Si Cantik. Mereka sadar apa yang mereka
perbuat itu adalah salah. “Tolong maafkan kami, kami sadar itu sangat salah gak
seharusnya kami lakukan itu terhadap mu, kami sangat menyesal” ucap mereka.
Kemudian Si Cantik berkata “Saya sudah memaafkan apa yang kalian lakukan kepada
saya”ucapnya sambil tersenyum. Kemudian mereka pamit untuk pulang ke rumahnya
masing-masing.
Pada sore hari terdengarlah suara ketukan pintu.”Tok...tok...tok” .”Iya
tungu sebentar”ucap Si Cantik .Ketika Si Cantik membukakan pintu ternyata
datanglah seorang oemuda yang tampan dan gagah berkasa. Ia berniat mau menikahi
Si Cantik.
“Permisi
nyonya saya kesini berniat ingin meminang nyonya, apakah nyonya menerima
pinangan saya?” ucap pemuda tersebut sambil membawa cincin di tangannya.”Ya,
saya menerima pinangan anda, saya ingin menikah dengan anda” ucap Si Cantik sambil
tersenyum senang. Kemudian mereka menikah dan hidup bahagia ssampai maut
memisahkan.
Dari sini kita dapat mengambil sedikit iktibar dari cerita ini yaitu “ Marilah
kita jauhi permusuhan yang meleraikan silaturrahim antara kita, janganlah
berdendam kerana dendam itu tidak membawa kedamaian. Saling hormat menghormati
dan bersatu padulah kita dalam ikatan silatturahmi”.
0 komentar:
Posting Komentar