Selasa, 28 Februari 2017

Puisi

Edit Posted by with No comments

SEGUMPAL RINDU

Rinduku berat
Mengingatkan saat kau bunuh aku dengan diam mu
Membunuhku dengan sejuta kenangan yang indah
Memberiku setumpuk harapan

Rinduku memang berat
Gumpalan rindu dalam rongga dadaku
Tumpukan rindu dalam beku heningku
Pada waktu yang semakin hangat untuk mengingatkanku

Rindu
Apakah kau tak ingin berhenti walau hanya sesaat?
Kau selalu datang setiap detik
Seakan membuat aku tak berdaya akan rinduku

Rinduku berat
Hingga menusuk dalam kalbu
Dan aku menyerah akan rindu itu
Semoga temuku tak menentang



Cerita Hikayat "Hikayat Si Cantik"

Edit Posted by with No comments

HIKAYAT SI CANTIK

Pada suatu hari di sebuah desa hiduplah Si cantik yang memiliki kelebihhan tersendiri dibandingkan dengan yang lainnya. Ia memiliki paras yang cantik dan putih, rambut tebal yang hitam, serta aroma khasnya yang harum, semerbak, memenuhi seluruh isi desa. Sehingga tidaklah menjadi heran, ramai sekali para pemuda yang merasa tertarik kepada Si Cantik itu. Bahkan par pemuda banyak yang berniat untuk menikahi Si Cantik itu. Sehingga banyak dari mereka yang mengadakan pertandingan demi merebut hati Si Cantik.
Sering kali para pemuda menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah Si Cantik dengan membawa berbagai makanan. Semua itu mereka lakukan dengan penuh harap agar mendapat perhatian dari Si Cantik, Si Cantik tumbuh dengan sejuta pesona. Memberikan warna perubahan bagi siapa saja.
Sementara bagi para wanita yang lain, keberadaan Si Cantik itu sangatlah mengganggu. Mereka sadar, apabila Si Cantik tetap ada di sini, maka akan banyak perhatian yang akan tertuju kepada Si Cantik itu. Perhatian yang tentu saja membuat langkah mereka semakin sulit dalam mendapat perhatian para pemuda yang dicintainya.Para wanita tersebut itu membuat rencana, mereka akan membawa Si Cantik pergi dari sini. Tetapi kalau tujuan itu tidak tercapai, maka mereka akan membunuh Si Cantik itulah cara terbaik yang harus mereka tempuh.
Beruntung, Si Cantik tersebutmempunyai sebuah gelang yang ajaib yang tidak di ketahui oleh siapapun.elang itu akan menjaga Si Cantik dalam keeadaan apapun. Selain itu, gelang tersebut akan berubah menjadi seekor ular dengan cepat. Sehingga apabila yang ada yang menyakiti Si Cantik ukar itu akan menggigit .
Pada suatu petang, ketika langit mulai gelap,ketika semua sudah tertidur lelap.Para wanita tersebut ingin membunuh pergi Si Cantik. Si Cantik saat  itu sedang tertidur lelap. “Habislah engkau, sekarang tidak ada lagi pemuda yang akan menikahi engkau” ucap salah satu perempuan tersebut. Ketika mereka ingin membunuh Si Cantik datanglah seekor ular yang ingin menggigit mereka. “Hai kau, berhentilah menyakiti Si Cantik” kata ular. “Siapa kamu kenapa kamu bisa bicara engkau hanya seorang hewan” ucap perempuan tersebut.”Kau tak perlu tahu siapa aku, sekarang pergilah atau aku menggigit kalian” ucap ular tersebut. “Aku tidak akan pergi sebelum aku membunuh Si Cantik”ucap perempuan lagi. Dengan terpaksa ular tersebut menggigit para wanita hingga mereka tak sadarkan diri.
Keesokan harinya para perempuan tersebut sadar ,mereka kaget kenapa bisa ada di ranjang Si Cantik.”Kenapa kita biasa ada di sini?” ucap salah satu perempuan. Kemudian datanglah Si Cantik dengan membawa makanan. Si Cantik berkata “Alhamdulillah kalian sudah sadar , kemarin malam kalian pingsan di lantai untungnya saya tau dan membawa kalian ke ranjang  saya”.”Jadi kamu yang nolongin kami tadi malam?” ucap mereka. Si Caantik hanya mengganguk dan tersenyum.
Kemudian para perempuan menceritakan semua rencana yang akan membunuh Si Cantik. Mereka iri terhadap kecantikan Si Cantik. Mereka sadar apa yang mereka perbuat itu adalah salah. “Tolong maafkan kami, kami sadar itu sangat salah gak seharusnya kami lakukan itu terhadap mu, kami sangat menyesal” ucap mereka. Kemudian Si Cantik berkata “Saya sudah memaafkan apa yang kalian lakukan kepada saya”ucapnya sambil tersenyum. Kemudian mereka pamit untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
Pada sore hari terdengarlah suara ketukan pintu.”Tok...tok...tok” .”Iya tungu sebentar”ucap Si Cantik .Ketika Si Cantik membukakan pintu ternyata datanglah seorang oemuda yang tampan dan gagah berkasa. Ia berniat mau menikahi Si  Cantik.
“Permisi nyonya saya kesini berniat ingin meminang nyonya, apakah nyonya menerima pinangan saya?” ucap pemuda tersebut sambil membawa cincin di tangannya.”Ya, saya menerima pinangan anda, saya ingin menikah dengan anda” ucap Si Cantik sambil tersenyum senang. Kemudian mereka menikah dan hidup bahagia ssampai maut memisahkan.
Dari sini kita dapat mengambil sedikit iktibar dari cerita ini yaitu “ Marilah kita jauhi permusuhan yang meleraikan silaturrahim antara kita, janganlah berdendam kerana dendam itu tidak membawa kedamaian. Saling hormat menghormati dan bersatu padulah kita dalam ikatan silatturahmi”.

Kamis, 09 Februari 2017

Hikayat

Edit Posted by with No comments
Mengidentifikasi nilai nilai dan isi hikayat
  Untuk dapat mendengarkan pembacaan hikayat, lakukanlah hal hal berikut.

  1. Berkonsentrasilah pada cerita yang akan didengarkan agar dapat mencatat tema atau inti ceritanya.
  2. Supaya membantu kamu dalam memahami alur, tuliskanlah bagian-bagian penting yang terdapat dalam hikayat tersebut.
  3. Sebelum mendengarkan pembacaan hikayat tersebut, kamu dapat menyampaikan pertanyaan umum. 
  4. Bersiap-siaplah untuk berlatih mengidentifikasi isi pokok cerita hikayat dengan bahasamu sendiri.

Ciri-ciri Hikayat

Ciri-ciri hikayat dapat dibedakan menjadi 9 yaitu :
  1. Anonim : Pengarangnya tidak dikenal
  2. Istana Sentris : Menceritakan tokoh yang berkaitan dengan kehidupan istana/ kerajaan
  3. Bersifat Statis : Tetap, tidak banyak perubahan
  4. Bersifat Komunal : Menjadi milik masyarakat
  5. Menggunakan bahasa klise : Menggunakan bahasa yang diulang-ulang
  6. Bersifat Tradisional : Meneruskan budaya/ tradisi/ kebiasaan yang dianggap baik
  7. Bersifat Didaktis : Didaktis moral maupun didaktis religius (Mendidik)
  8. Menceritakan Kisah Universal Manusia : Peperangan antara yang baik dengan yang buruk, dan dimenangkan oleh yang baik
  9. Magis : Pengarang membawa pembaca ke dunia khayal imajinasi yang serba indah

Macam-macam Hikayat

Macam macam hikayat dapat dibedakan menjadi 2 macam yaitu

Macam-macam Hikayat berdasarkan isinya :

  1. Cerita Rakyat
  2. Epos India
  3. Cerita dari Jawa
  4. Cerita-cerita Islam
  5. Sejarah dan Biografi
  6. Cerita berbingkat

Macam-macam Hikayat berdasarkan asalnya :

1. Melayu Asli
    Hikayat Hang Tuah (bercampur unsur islam)
    Hikayat Si Miskin (bercampur unsur isl;am)
    Hikayat Indera Bangsawan
    Hikayat Malim Deman

2. Pengaruh Jawa
    Hikayat Panji Semirang
    Hikayat Cekel Weneng Pati
    Hikayat Indera Jaya (dari cerita Anglingdarma)

3. Pengaruh Hindu (India)
    Hikayat Sri Rama (dari cerita Ramayana)
    Hikayat Perang Pandhawa (dari cerita Mahabarata)
    Hikayat Sang Boma (dari cerita Mahabarata)
    Hikayat Bayan Budiman

4. Pengaruh Arab-Persia
    Hikayat Amir Hamzah (Pahlawan Islam)
    Hikayat Bachtiar
    Hikayat Seribu Satu Malam

Unsur-unsur Hikayat

Sebagai prosa narasi, hikayat dibentuk oleh unsur alur, tema, penokohan, sudut pandang, latar, dan amanat dan untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan kami berikut :

Alur (plot)

Merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat. Secara umum, jalan ceritanya terdiri atas bagian- bagian berikut: pengenalan situasi cerita (exposition), pengungkapan peristiwa (complication), menuju pada adanya konflik (rising action), puncak konflik (turning point), dan penyelesaian (ending).

Tema

Merupakan Inti  atau ide dasar sebuah cerita. Dan ide dasar itulah cerita dibangun oleh pengarangnya dengan memanfaatkan unsur-unsur intrinsik seperti plot, penokohan, dan latar. Tema merupakan pangkal tolak pengarang dalam menceritakan dunia rekaan yang diciptakannya.

Penokohan

Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita. Untuk menggambarkan karakter seorang tokoh tersebut, pengarang dapat menggunakan teknik sebagai berikut.
  1. Teknik analitik, karakter tokoh diceritakan secara langsung oleh pengarang.
  2. Teknik dramatik, karakter tokoh dikemukakan melalui
  3. Penggambaran fisik dan perilaku tokoh,
  4. Penggamabaran lingkungan kehidupan tokoh,
  5. Penggambaran tata kebahasaan tokoh,
  6. Pengungkapan jalan pikiran tokoh,
  7. Penggambaran oleh tokoh lain.

Sudut Pandang

Sudut pandang (point of view) adalah posisi pengarang dalam membawakan cerita. Posisi pengarang ini terdiri atas dua macam:
  1. Berperan langsung sebagai orang pertama, atau sebagai tokoh yang terlihat dalam cerita yang bersangkutan.
  2. Hanya sebagai orang ketiga yang berperan sebagai pengamat.

Latar (setting)

Latar (setting) adalab keadaan tempat, waktu, dan suasana berlangsungnya suatu cerita. Latar tersebut bisa bersifat faktual atau imajiner.

Amanat

Amanat merupakan ajaran moral atau pesan didaktis yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca melalui karyanya. Amanat biasanya tersimpan rapat dan disembunyikan pengarangnya dalam keseluruhan isi cerita. Oleh karena itu, untuk menemukarinya, tidak cukup dengan membaca dua atau tiga paragraf, melairikan harus 

Jumat, 09 Desember 2016

Teks Eksposisi

Edit Posted by with No comments


Pengertian Teks Eksposisi

Teks Eksposisi adalah adalah sebuah teks atau yang berisi informasi dan pengetahuan yang dimuat secara singkat dan padat yang bertujuan untuk memaparkan atau menjelaskan informasi-informasi tertentu agar dapat menambah ilmu pengetahuan sang pembaca.

Struktur Teks Eksposisi

Teks eksposisi dibangun oleh tiga struktur yang membangun teks tersebut menjadi sebuah teks eksposisi. Ketiga struktur tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Pernyataan Pendapat (tesis), adalah bagian teks yang berisikan pernyataan pendapat (tesis) sang penulis. Bagian ini juga biasa disebut sebagai bagian pembuka.
  2. Argumentasi, adalah bagian yang berisikan alasan yang dapat memperkuat argumen penulis dalam memperkuat ataupun menolak suatu gagasan.
  3. Penegasan Ulang Pendapat, merupakan bagian yang berisi penegasan ulang pendapat sang penulis.

Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi

Unsur Kebahasaan atau kaidah kebahasaan teks eksposisi adalah ciri kebahasaan yang digunakan dalam pembuatan teks eksposisi. Adapun kaidah kebhasaan teks eksposisi adalah sebagai berikut.

1. Pronomina


Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu pronomina persona dan pronomina nonpersona. 
  1. Pronomina Persona (kata ganti orang) yaitu Persona Tunggal. Contohnya seperti ia, dia, anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-., dan Persona Jamak Contohnya seperti kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.
  2. Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yaitu Pronomina Penunjuk contohnya seperti ini, itu, sini, situ, sana. dan pronomina penanya contohnya seperti apa, mana, siapa.

2. Kata Leksikal (Nomina, Verba, Adjektiva, Adverbia)

Nomina (kata benda)
Merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak. Dalam kalimat berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada yang berbentuk nomina dasar maupun nomina turunan. Nomina dasar contohnya gambar, meja, rumah, pisau. Nomina turunan contohnya perbuatan, pembelian, kekuatan, dll.

Verba (kata kerja)
Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya  berfungsi sebagai predikat. Verba dilihat dari bentuknya dibedakan menjadi dua yaitu :
Verba dasar merupakan verba yang belum mengalami proses morfologis (afiksasi, reduplikasi, komposisi). Contohnya mandi, pergi, ada, tiba, turun, jatuh, tinggal, tiba, dll.
Verba turunan merupakan verba yang telah mengalami perubahan bentuk dasar karena proses morfologis (afiksasi, reduplikasi, komposisi). Contohnya melebur, mendarat, berlayar, berjuang, memukul-mukul, makan-makan, cuci muka, mempertanggungjawabkan, dll.

Adjektiva (kata sifat)
Merupakan kata yang yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan orang, benda, dan binatang. Contohnya cantik, gagah, indah, menawan, berlebihan, lunak, lebar, luas, negatif, positif, jernih, dingin, jelek, dan lain-lain.

Adverbia (kata keterangan)
Merupakan kata yang melengkapi atau memberikan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara, dan lain-lain. Contohnya di-, dari-, ke-, sini, sana, mana, saat, ketika, mula-mula, dengan, memakai, berdiskusi, dan lain-lain.

Kata leksikal (nomina, verba, adjektiva, dan adverbia) yang terdapat dalam teks eksposisi di atas, misalnya: 
  1. kata percaya (verba), mempercayai (verba), kepercayaan (nomina) 
  2. kata yakin (adjektif), menyakini (verba), keyakinan (nomina) 
  3. kata optimistis (adjektif) 
  4. kata potensial (adjektif), berpotensi (verba)
Konjungsi
Konjungsi dapat digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Suatu jenis konjungsi dapat digunakan dengan menggabungkannya dengan konjungsi yang sejenis dalam suatu kalimat yang saling berkorelasi sehingga membentuk koherensi antarkalimat. Dapat pula mengombinasikan beberapa jenis konjungsi dalam suatu teks sehingga tercipta keharmonisan makna maupun struktur.

Adapun berikut adalah beberapa jenis konjungsi dan contohnya yang biasa kita temukan didalam sebuah teks eksposisi.

  1. Konjungsi waktu : sesudah, setelah, sebelum, lalu, kemudian, setelah itu.
  2. Konjungsi gabungan : dan, serta, dengan.
  3. Konjungsi pembatasan : kecuali, selain, asal.
  4. Konjungsi tujuan : agar, supaya, untuk.
  5. Konjungsi persyaratan : kalau, jika, jikalau, bila, asalkan, bilamana, apabila.
  6. Konjungsi perincian : yaitu, adalah, ialah, antara lain, yakni.
  7. Konjungsi sebab akibat : karena, sehingga, sebab, akibat, akibatnya.
  8. Konjungsi pertentangan : tetapi, akan tetapi, namun, melainkan, sedangkan.
  9. Konjungsi pilihan : atau.
  10. Konjungsi penegasan/penguatan : bahkan, apalagi, hanya, lagi pula, itu pun.
  11. Konjungsi penjelasan : bahwa.
  12. Konjungsi perbandingan : bagai, seperti, ibarat, serupa.
  13. Konjungsi penyimpulan :oleh sebab itu, oleh karena itu, jadi, dengan demikian.

Contoh Teks Eksposisi tentang Ekonomi Singkat

Ekonomi Indonesia

Tesis   
Ekonomi rakyat adalah “kegiatan ekonomi rakyat banyak” . Jika dikaitkan dengan kegiatan pertanian, maka yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi rakyat adalah kegiatan ekonomi petani atau peternak atau nelayan kecil, petani gurem, petani tanpa tanah, nelayan tanpa perahu, dan sejenisnya; dan bukan perkebunan atau peternak besar atau MNC pertanian, dan sejenisnya.

Argumentasi
Perspektif lain dari ekonomi rakyat dapat pula dilihat dengan menggunakan perspektif jargon: “ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. 
“Dari rakyat”, berarti kegiatan ekonomi itu berkaitan dengan penguasaan rakyat dan aksesibilitas rakyat terhadap sumberdaya ekonomi. Rakyat menguasai dan memiliki hak atas sumberdaya untuk mendukung kegiatan produktif dan konsumtifnya.

“Oleh rakyat”, berarti proses produksi dan konsumsi dilakukan dan diputuskan oleh rakyat. Rakyat memiliki hak atas pengelolaan proses produktif dan konsumtif tersebut. Berkaitan dengan sumberdaya (produktif dan konsumtif), rakyat memiliki alternatif untuk memilih dan menentukan sistem pemanfaatan, seperti berapa banyak jumlah yang harus dimanfaatkan, siapa yang memanfaatkan, bagaimana proses pemanfaatannya, bagaimana menjaga kelestarian bagi proses pemanfaatan berikutnya, dan sebagainya.

“Untuk rakyat”, berarti rakyat banyak merupakan ‘beneficiaries utama dari setiap kegiatan produksi dan konsumsi. Rakyat menerima manfaat, dan indikator kemantaatan paling utama adalah kepentingan rakyat.

Penegasan Ulang Pendapat
Dalam hal ini perlu pula dikemukakan bahwa ekonomi rakyat dapat berkaitan “dengan siapa saja”, dalam arti kegiatan transaksi dapat dilakukan juga dengan “non-ekonomi-rakyat”. Juga tidak ada pembatasan mengenai besaran, jenis produk, sifat usaha, permodalan, dan sebagainya. Ekonomi rakyat tidak eksklusif tetapi inklusif dan terbuka. Walaupun demikian, sifat fundamental diatas telah pula menciptakan suatu sistem ekonomi yang terdiri dari pelaku ekonomi, mekanisme transaksi, norma dan kesepakatan (“rule of the game”) yang khas, yang umumnya telah memfasilitasi ekonomi rakyat untuk survive dan berkembang sejalan dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakatnya.

Contoh Teks Eksposisi tentang Pendidikan Singkat

Perubahan Kurikulum Pendidikan di Indonesia

Tesis
Sistem pendidikan Indonesia dewasa ini mengalami suatu perubahan yang sangat signifikan. Perubahan tersebut berkaitan dengan kurikulum yang digunakan dalam dunia pendidikan Indonesia. Dimana, kurikulum 2006 yang sejak lama dipakai diganti dengan kurikulum 2013. Walaupun tidak semua sekolah menggunakan kurikulum ini, namun tetap berjalan sebagimana mestinya. 

Argumentasi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam beberapa kesempatan menjelaskan bahwa, kurikulum 2013 diprioritaskan pada sekolah-sekolah yang memiliki akreditasi A atau sekolah berstandar Internasional, yang biasa disingkat dengan RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). Syarat keterjangkauan distribusi buku juga menjadi syarat terhadap sekolah pelaksana kurikulum 2013. Kemendikbud juga menerangkan bahwa kurikulum 2013 ini fokus pada pembangunan sikap, pengetahuan, keterampilan, karakter yang berlandaskan pada pendekatan ilmiah atau scientific approach.

Selain itu, kurikulum 2013 juga menitikberatkan kepada hubungan antara pembelajaran dengan rasa syukur pada pemberian Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia selaku pengelola alam sekitar. Khususnya mengacu pada pembelajaran yang dimulai dengan mengamati, menanya, menalar, dan mencoba atau mencipta.

Musliar Kasim selaku wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beranggapan, bahwa Kurikulum 2013 lebih menonjolkan praktik daripada hafalan. Sebab selama ini, peserta didik banyak dibebani hafalan, yang justru dirasa kurang meningkatkan kreativitas. Melalui Kurikulum 2013 ini, pemerintah ingin menghasilkan anak bangsa Indonesia yang produktif, kreatif, dan afektif. Dalam kurikulum 2013 setiap peserta didik dibentuk agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Meutia Hatta, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 ini bertujuan untuk membentuk karakter generasi berkualitas, cinta tanah air dan bangsanya. Selain itu kurikulum 2013 juga menitikberatkan peran aktif siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga generasi mendatang tetap mempunyai jati diri bangsa Indonesia dan berkualitas.

Penegasan Ulang
Namun, ternyata banyak juga masyarakat yang menolak berlakunya kurikulum 2013 ini. Perubahan kurikulum ini dianggap sangat mendadak dan di paksakan. Bahkan, ada yang beranggapan kurikulum ini kurang fokus karena menggabungkan dua mata pelajaran yang memiliki substansi pokok yang berbeda. Meskipun, mata pelajaran yang akan diajarkan dibuat lebih sederhana, tetapi tingkat pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki peserta didik akan semakin berkurang karena mata pelajaran tersebut tidak dipelajari secara utuh, namun secara terpisah-pisah sehingga akan membuat peserta didik menjadi bingung.